My Path My Faith

Allah tolong pastikan bahwa aku masih dalam kasih sayangMu.

No matter how hard i tried to deny. You are the only one i could rely. Even in my rebbelion heart, my mind always longing on you.

The loneliness you gave me is a prove that You are my happiness.

The people you took away from me are evidence You are the one who can deliver the right one.

Whoever come to my life. You tell them so. Whoever walk away You ask them too.

O Allah. I knew I was in wrong path but i still have my faith to You. I made believe, You’ll accept my plea.

Sincerely,

Your servant.

Iklan

Kunjungan Konsultan ABA ke TK ABA

Ya Allah.. Permudahlah jangan dipersulit. Jadikanlah akhir yang baik. Aamiin.

Hampir sebulan ini memendam rasa. Rasa gelisah di jiwa (eeaa kayak lagu). Ada penurunan yang tak kasat mata, tapi perlahan menjadi wujud nyata.

Udah lama sih gelisah kalau stimming dan babbling Ai masih terpelihara. Berkali-kali melakukan interview dan meeting. Hasilnya adalah makanan dan diet2 lainnya yang belum terpenuhi.. Mungkin bibir bisa berkata iyyaa, atau data bisa dimanipulasi di atas selwmbar kertas saja. Tapi perilaku, akan selalu tampak.

Apalah dayaku yang hanya seorang terapis. Tidak bisa sembarangan bicara tanpa bukti dan kesaksian tersangka. (Aiih aaiihh). Intinya, memang ABA bisa berhasil tanpa diet san BIT karena prof Lovaas pun dulu tak ada diet apalagi BIT.

TETAPI. Pondasi ABA yang terbangun akan mudah goyah, jika digerogoti hama-hama pengganggu. Racun-racun tak tahu malu.

Seperti kau tahu. . Aku selalu mencoba mencari padanan kata yang baik. Karena kata dalam tulisan bisa berbeda nada dengan apa yang diucapkan.

Tuhan.. Yang Maha Kuasa. Engkaulah yang membolak balikkan hati manusia. Seperti hati kami semua saat ini. Tujuan kami hanya ingin menjadi bagian dari perjalan kehidupan anak yang Kau pilihkan lahir ke dunia.

ABA bukan satu-satunya jalan kesembuhan. Tapi saat ini, jalab yang terbaik yang bisa kupilih… ABA bukan pula satu-satunya sekolahan (ABA lain pun sempat menolak kami). Tapi ABA 04 ini diisi oleh insan-insan mulia.. Yang memberi kami (terapis) kekuatan. Mereka bagai ibu kami sendiri. Nasihatnya, hati yang lapang. Semua bahkan kami rasakan di hati ini.

“Anak itu titipan Allah. Kita dikasih amanah untuk membantu. Membantu mendidik. Bahkan ada pepatah -lebih baik diseret ke surga daripada dengan sukarela ke neraka.. Sabar yaa” ucapnya.

Terima kasih Ibu Sri. Dalam hati kami, sempat ingin menyerah… Ada ketakutan, apakah kami bisa menjadi jalan kesembuhannya. Kami kembali yakin, bahw Allah.. Akan selalu memberi jalan. Harapan akan selalu ada..

“Ya allah.. Berilah kesembuhan kepada Aira. Kesembuhan yang tidak meninggalkan bekas. Aamiin” kaimat itu selalu mengalir dari mulut mungilnya.. Kami pun mengamini.

Kabulkanlah doa kami Ya Allah. Aamiin.

SABAR

az-zumar

Ya Allah tentulah aku percaya setiap takdir entah itu baik atau buruk semuanya datang dari engkau. Apapun yang selama ini kuhindari, tak pernah ingin kembali, namun jika Engkau bilang kembali maka aku pasti kembali. Tentu, mungkin ini sesuatu yang belum selesai dan harus aku selesaikan dengan baik, hingga nanti aku kembali padaMu aku bisa mempertanggungjawabkan pilihanku kala itu.

Tentu Engkaulah yang akan menjaga perasaanku. Meski terkadang aku sangat lemah namun Engkau selalu beri aku kekuatan untuk bertahan. Setidaknya untuk membalas jasa yang selama ini telah aku terima. Setidaknya supaya aku bisa menjadi manusia yang menarik perhatianMU.

asy-syura-80Ya rabb.. meski sakitnya tuh di sini ❤ tapi Engkaulah yang mampu menyembuhkan. Engkau yang menyembuhkan setiap sakit yang ada. Meskipun gelas yang pecah tidak akan bisa kembali sempurna setidaknya mampukan aku tetap bisa menggunakan gelas itu dengan bijak. Untuk masih memberi manfaat kepada mereka yang memecahkannya. Dapatkah aku?

Sabar-Itu-IndahYa Tuhan, bagaimana mungkin aku mencari Tuhan lain. Jika Engkaulah satu-satunya sang Maha. Bahkan yang menjadi tuhan tandinganMu pun sesungguhnya hanyalah cipratan kebaikanMu yang Engkau berikan. Hanya setitik dari nikmat yang Engkau berikan. Hanya sebersit kebenaran dari yang Engkau izinkan.

Tentu, senakal-nakalnya diriku, aku tak akan mampu tanpa berharap padaMu Tuhan. Tuhan, izinkan aku kembali ke diriMu dalam keadaan yang suci. Tanpa dendam, tanpa rasa sakit hati, tanpa ada yang aku sakiti. Tentu aku harus memaklumi kesalahan orang lain sebagaimana aku selalu membuat kesalahan kepadaMU. Tentu aku harus membantu mereka untuk lebih memahami orang lain. Seperti Engkau yang selalu membantuku dalam setiap hidayahMu.

Tuhan tolong jangan lepaskan kasiih sayangMu dari diriku ya.. Maafkan saja aku jika hati ini sering kembali kepada kemarahan dan menyimpan rasa kecewa. Karena sesungguhnya Engkaulah yang tahu yang terbaik dari Engkau ya Allah.. Perjalanan ini mungkin saja awal dari perjalanan panjang nanti di kehidupan selanjutnya. Ya rabb tolong ridhoi semua yang aku lakukan yaa. Dan ampuni kesalahanku.

gambar-kata-hikmah-islam-muslim-solat-dan-sabar