Siap

Siap

Yang terjadi bukan karena kemauan.

Yang terjadi karena kepantasan.

Kepantasan dalam pandangan Tuhan.

Bukankah kita diminta untuk percaya.

Pada takdir dan rencananya.

Siapkan diri.

Bukan selalu untuk suka dan cita.

Tapi juga duka dan nestapa.

Kenapa harus?

Katanya Tuhan yang urus?

Kehidupan bukan hanya senandung bahagia.

Tapi juga air mata penuh luka.

Untuk apa?

Jadi permainan Tuhan?

Bukan.

Hanya Tuhan sedang menunjukkan jalan apa yang akhirnya kita pilih.

Kusiapkan bekal.

Berjalanku ke barat.

Kutinggalkan semua asa yang tak bermakna.

Kusiapkan diri pada harapan yang belum pasti.

Kuyakinkan bahwa semua terjadi atas kehendak illahi.

Hari ini kutemui.

Bahwa apa yang kuinginkan, kuharapkan, bukanlah yang terbaik.

Untuk apa mengejar matahari jika kau juga butuhkan malam.

Untuk apa berlindung dalam gelap jika sinar membuatmu melihat.

Tuhan siapkan semua.

Apakah kita sudah siapkan pada kenyataan yang ada?

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Foto Google

You are commenting using your Google account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

Connecting to %s