Memang bukan

Kau tahu yang paling menyedihkan? Merindukan seseorang yang pernah mengisi masa lalumu tetapi dia sudah memiliki masa depan yang berbeda.

Kau tahu yang paling menyakitkan? Ditinggalkan. Sebab itu, aku selalu memilih pergi lebih awal. Tapi ternyata, rasa itu masih bersarang.

Memang aku yang lebih dulu pergi. Tapi, terasa seperti aku yang ditinggalkan sendiri.

Ah, rindu. Betapa kejamnya. Aku baru merasakan kosong itu sekarang. Dulu sewaktu-waktu dia ada untuk kubutuhkan. Lima tahun sudah tidak pernah bertemu. Lima minggu terakhir kau cek kabarku. Lima bulan kau kabarkan istrimu mengandung anakmu.

Senang dan berduka. Senang kau berbahagia. Berduka bahwa kau tak bisa lagi ada untukku selamanya. Itulah mengapa persahabatan antara pria dan perempuan adalah bias.

Iklan

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s