Kesal

Susah jika tidak ada keinginan untuk mengoreksi diri sendiri. Seakan sempurna semua ide yang ada di pikirannya. Ah apalah arti pekerja dibanding modal sang penguasa. Tentu aku bisa memilih untuk pergi. Tapi sayang sekali rupiah itu kurelakan pergi terlebih persaudaraan di kota ini. 😔 hati yang gundah dan membara teredamkan dengan sejuta tawa.

Aku memang salah menilai. Aku pikir semua tirai menyimpan keindahan dan kemuliaan. Ternyata sama. Itu fase yang dulu kulewati. Hufft rupanya begini perasaan mereka terhadapku dulu..

Aaahh bedanya, aku mau tak mau harus berubah. Sedangkan dia, mau tak mau aku begini. Itulah perbedaannya.

Sedikit lega.. Setelah bercerita denganmu

Iklan

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s