Sesungguhnya

Iya tanpa sadar banyak sekali target di depan yang ga tau bisa selesai kapan. Sama halnya tentang yang satu itu Pernikahan. Setiap kali nelpon mama pertanyaannya sama. Bahkan sekarang kakak (*ponakan) udah pinter tanya-tanya

“amah kenapa amah belum nikah sih? Kan Binda (*adek gw) udah nikah. Emang kapan amah nikahnya?” Dan bla bla blaa..

Iya topik yang sama malam ini juga sedikit dibahas dalam perjalanan ke dojo. Akhirnya. Sejujurnya. Gw emang masih takut sama pernikahan. Bukannya gw ga mau nikah. Jelas gw mau nikah dan punya anak secara jiwa gw jiwa emak-emak banget.

Tapi ternyata trauma itu lebih besar dari yang gw bayangin. Ketakutan itu lebih besar dari rasa percaya diri gw. Setiap kali akan kebayang dan terdengar lagunya kelly clarkson because of you. Daan segala bayangan pun muncul. Sanggupkah gw? Bisakah gw ga mengecewakan pasangan gw nantinya? Bisakah gw bertahan nanti kalau ada “badai?” Banyak banget pengalaman yang pahit. Meskipun banyak juga orang-orang yang indah rumah tangganya dan bisa dicontoh.

Setiap kali gw cuma akan berkata “sanggupkah gw?” Menikah dan bertahan pada pernikahan. Sanggupkah gw? Gw sendiri ga yakin. Lalu gimana gw mau berdoa dan meminta jodoh. Meskipun tawaran menjodohkan. Bahkan dulu mundur karena memang sadar diri, banyak banget kekurangan yang belum gw perbaiki. Gw sendiri masih abu-abu.

Pasti gw berdosa kalau ga mau menikah. Tujuan gw kerja dari dulu emang ngumpulin ilmu jadi ibu. Ya sempat terlintas. Mau jadi ibu ga harus menikah kok. Adopsi. Jika mau dan mampu. Serius! Pikiran itu ada di gw hari ini. Gw udah ga tahu lagi harus jawab pertanyaan emak gw gimana. Gw ga tau lagi harus menutup telinga dari banyaknya suara sumbang dan tuntutan masyarakat:sosial pada perempuan yang ga muda lagi.

Lantas gw harus memikirkan pernikahan hanya karena mereka? Yang jika suatu saat terjadi apa-apa mereka sendiri ntah dimana. Beneran. Gw ga tau gimana caranya berdamai dengan keraguan yang begitu besar. Iya. Gw pernah baca sern pasti ada membisikkan ini. Lalu? Gw harus apa? Mereka bertanya, gw jawab. Trus. Apa bisa gw wujudin semuanya? Dimana emang ada campur tangan manusia lain? Iya gw yakin Allah mampu SANGAT SANGAT SANGAT!! Ya iyalah Dia penciptanya. Sekali lagi gw cuma ga yakin sama diri gw. Bukan pula orang lain.

*sekian. Edisi jenuh banyak tuntutan akan kesempurnaan! I am not Perfect at all! Take it or leave it? Dont you sick of this?

Iklan

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s