Senyuman.

Apakah kau percaya bahwa setiap senyuman adalah kebahagiaan?

Mungkin iya. Kebahagian yang terpancar dari ribuan duka yang dipendam.

Rona merah muda pada pipinya begitu menggoda. Tatapannya yang ceria seakan tak ada satu pun rintangan dalam kehidupannya,

Mungkin iya. Merah muda ceria yang terimplementasikan dari rasa marah dan kecewa. Aku rasa dia mengolahnya dengan baik.

Apa kau pikir hidupnya hanya bersenang-senang? Bermain tanpa beban?

Ah, kau tertipu lagi. Dia tak pernah seperti yang kau kira. Sejuta kecewa, kemarahan, kepedihan, duka, semua mampu ia kompilasikan menjadi harapan. Yang banyak orang akan menyangsikan.

Tapi ia tahu. Tuhan telah banyak “mengerjakan” ketinggalannya. Jadi, apa pula yang ia risaukan. Tak ada menurutku. Bahkan keyakinannya melebihi keraguan orang-orang padanya.

Ah satu senyuman mungkin tak bermakna bagimu. Tapi, tahukah kau bahwa marah itu menjadi sirna hanya karena air muka yang tenang dan mendamaikan.

Bukankah kita semua ingin seperti itu? Menjadi bahtera bagi mereka yang tak tahu harus kemana.

Tulisan ini begitu sederhana. Seperti senyuman yang seakan tak berguna. Kita tak pernah tahu hari berat apa yang mereka hadapi.

Akankah kita menjadi beban bagi hari mereka? Atau menjadi pelita dari awan mendung yang menutupi?

Ah lagi-lagi aku berkata omong kosong!

Aku sama sepertimu. Ingin memaki dunia.

“Hai! Untuk apa senyum palsu itu?!”

Begitu kira-kira. Kembali aku berkaca. Setidaknya mata menyipit, pipi naik, bibir tersungging itu milikku. Bukan milik orang lain. Dan aku tak harus membayar mahal untuk melihat keindahannya.

Aku sama sepertinya. Sudah lama jatuh hati pada senyuman yang sering dibagi.

bagaimana Denganmu? Oh ini satu untukmu 😊

Iklan

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s