Matilah Aku

Jika manusia dinilai dari masa lalunya, maka matilah aku.

Lupa aku bahwa masa lalu itu masih menghantui.

Masih meninggalkan luka dan bau yang menyengat.

Seperti acar yang mulai menguning, membusuk, dan membentuk ulat-ulat di dalamnya.

Ah terlalu lama mungkin aku menutupi.

Rupanya udara itu menggeliat melewati celah kayu yang mulai retak.

Aih andai saja bisa kuinstall ulang semuanya. Atau kubakar dan membeli jiwa yang baru.

Matilah aku. Aku ukir masa lalu itu saat ini. Dan masa-masa nanti.

Matilah aku.

Kucoba memutus masa lalu dalam setiap waktu yang mengalir.

Ah bisa saja. Silih dan berganti.

Kan aku bukan burung yang bertahan pada satu batang yang merapuh. Yang hanya menatap daun yang jatuh. Sayapku pun tak pernah lumpuh.

Matilah aku jika masih berkutat pada masa lalu. Masa yang seharusnya terkubur bersama peluh dan kebahagiaan yang mulai melepuh.

Bukan luka dan borok. Tapi senyuman dan iman pada masa nanti yang akan kutinggali.

Ah tak jadi matilah aku.

😅

Iklan

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s